Kreativitas Tanpa Batas, Siswa Kelas VIII D SMPN 2 Kota Bima Sulap Sampah Organik Jadi Karya Estetik

Kota Bima — Kreativitas siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Kota Bima kembali mencuri perhatian. Melalui kegiatan pembelajaran berbasis proyek, para siswa berhasil mengolah sampah organik menjadi berbagai karya estetik yang bernilai seni dan ramah lingkungan.

Berbagai jenis sampah organik seperti daun kering, kulit jagung, pelepah pisang, dan sisa bahan alami lainnya dimanfaatkan menjadi hiasan dinding, miniatur, vas bunga, hingga dekorasi kelas. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan kreativitas, tetapi juga meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Guru pembimbing kelas VIII D  menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan melatih siswa berpikir kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan bahan-bahan di sekitar. “Kami ingin siswa memahami bahwa sampah, khususnya sampah organik, bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai estetika,” ujarnya.

Antusiasme siswa terlihat jelas selama proses pembuatan karya. Mereka bekerja sama dalam kelompok, saling bertukar ide, dan berani mengeksplorasi bentuk serta desain yang unik. Salah satu siswa mengungkapkan kebanggaannya karena hasil karya mereka dapat dipamerkan di lingkungan sekolah. “Kami jadi lebih peduli lingkungan dan senang karena karya kami diapresiasi,” katanya.

Kepala SMPN 2 Kota Bima (Bpk Jumadil Akbar S.Pd) mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap kreativitas serupa terus dikembangkan. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan, kreatif, dan bertanggung jawab.

Dengan kreativitas tanpa batas, siswa kelas VIII D SMPN 2 Kota Bima membuktikan bahwa sampah organik bukan sekadar limbah, melainkan sumber inspirasi yang dapat diolah menjadi karya estetik yang membanggakan.