Awali Pembelajaran, Guru Matematika SMP Negeri 2 Kota Bima Laksanakan Tes Diagnostik Non-Kognitif

Kota Bima, 21 Juli 2026 – Dalam rangka mengawali proses pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027, guru mata pelajaran Matematika SMP Negeri 2 Kota Bima melaksanakan tes diagnostik non-kognitif bagi peserta didik. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengenali karakteristik, kebutuhan, dan kondisi belajar siswa sehingga pembelajaran dapat dirancang secara lebih efektif dan berpihak pada peserta didik.

Tes diagnostik non-kognitif bertujuan untuk mengetahui kondisi psikologis, sosial, dan emosional peserta didik. Melalui tes ini, guru dapat memperoleh informasi mengenai minat, bakat, motivasi belajar, gaya belajar, serta kebiasaan belajar siswa. Selain itu, tes ini juga membantu guru dalam memahami kondisi emosional dan kesejahteraan psikologis peserta didik.

Hasil dari tes diagnostik non-kognitif akan menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi setiap siswa. Dengan demikian, proses pembelajaran Matematika diharapkan menjadi lebih menyenangkan, bermakna, dan mampu mengakomodasi keberagaman karakter peserta didik di dalam kelas.

Pelaksanaan tes diagnostik non-kognitif ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran. Guru tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan emosional yang menjadi bagian penting dalam keberhasilan belajar siswa.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Kota Bima terus berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik sebagai upaya mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman dan inspiratif.