Dari Rasa Ingin Tahu Menjadi Inovasi, Siswa SMP Negeri 2 Kota Bima Belajar Robotika

KOTA BIMA, NTB — “The important thing is to never stop questioning.” — Albert Einstein.

Rasa ingin tahu merupakan salah satu pintu awal lahirnya kreativitas dan inovasi. Semangat tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar siswa SMP Negeri 2 Kota Bima saat mengikuti Workshop Tech for Youth tingkat SMP/MTs se-Kota Bima.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan siswa dari 13 SMP/MTs se-Kota Bima ini menghadirkan pengalaman pembelajaran teknologi yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar melalui praktik langsung.

Dalam workshop, para siswa diperkenalkan pada dasar-dasar robotika serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Peserta kemudian bekerja dalam kelompok untuk merancang dan merakit robot mobil yang dilengkapi sensor.

Setelah proses perakitan selesai, setiap kelompok melakukan pengujian dan pengaturan robot agar mampu bergerak mengikuti track yang telah disiapkan. Pada tahap ini, siswa ditantang untuk mengamati, menganalisis, menemukan kesalahan, melakukan perbaikan, dan kembali menguji hasilnya.

Proses tersebut memberikan pengalaman belajar yang menarik sekaligus menantang. Ketika robot belum mampu mengikuti lintasan dengan baik, siswa belajar bahwa sebuah kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses untuk menemukan solusi.

Keseruan semakin terasa ketika robot hasil karya peserta kemudian diadu dalam sesi kompetisi. Setiap kelompok berusaha menampilkan performa terbaik robot mereka untuk melewati lintasan dengan cepat dan tepat.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, pemecahan masalah, serta keberanian untuk mencoba dan melakukan perbaikan.

Bagi siswa SMP Negeri 2 Kota Bima, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bermakna bahwa teknologi bukan hanya sesuatu yang digunakan, tetapi juga dapat dipelajari, dikembangkan, dan dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai inovasi.

Keikutsertaan dalam Tech for Youth juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan pembelajaran abad ke-21.

Hari ini mereka belajar teknologi.

Hari ini mereka merakit robot.

Hari ini mereka berani mencoba.

Dari rasa ingin tahu, lahir pertanyaan. Dari pertanyaan, muncul keberanian untuk mencoba. Dari proses mencoba, tumbuh pengalaman. Dan dari pengalaman itulah, inovasi dapat dilahirkan.

SMP Negeri 2 Kota Bima terus mendorong peserta didik untuk menjadi generasi yang kreatif, adaptif, kolaboratif, dan berani berinovasi.

SMP Negeri 2 Kota Bima — ISTIMEWA, terus belajar, berkarya, dan berinovasi.