Inovasi Kreatif Mengubah Barang Bekas Menjadi Alat Pengukur Kesuburan dan pH Tanah

Kota Bima – SMP Negeri 2 Kota Bima meluncurkan inovasi yang berfokus pada pembuatan "Alat Pengukur Kesuburan dan PH Tanah". Inovasi ini merupakan wujud nyata kepedulian sekolah terhadap optimalisasi lahan kosong yang berpotensi besar untuk bercocok tanam. Inisiatif ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk berkreasi dan mengasah keterampilan praktis.

Melalui program ini, siswa diajarkan untuk merancang dan merakit alat pengukur kesuburan tanah sederhana menggunakan bahan-bahan bekas seperti pipa dan kabel. Proses perakitannya meliputi pemotongan pipa, penyambungan ke sambungan T, pemasukan kabel, dan penyambungan kabel pada fiting lampu dan steker. Tujuannya adalah untuk menciptakan produk yang dapat berfungsi sebagai pengukur kesuburan dan pH tanah dengan bahan dan alat yang mudah ditemukan serta harganya terjangkau.

Program ini tidak hanya memanfaatkan barang bekas dan mengubahnya menjadi produk bernilai ekonomis, tetapi juga menjadi media pembelajaran penting bagi siswa. Selain itu, program ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan siswa bahwa alat sederhana ini dapat dijadikan indikator untuk mendeteksi kesuburan tanah layaknya alat canggih buatan pabrik. Hasil dari program ini juga dapat digunakan sebagai referensi untuk sosialisasi pembuatan alat pengukur sederhana kepada masyarakat serta penelitian lebih lanjut di bidang pertanian.

Nurrahmah Assyifa, S.Pd., selaku inovator dan ketua program, menyampaikan, "Melalui inovasi ini kita dapat membuat alat pengukur kesuburan tanah sederhana sehingga kita dapat mengetahui tingkat kesuburan tanah dan jenis tanaman apa saja yang cocok untuk ditanami pada lahan tersebut".

Jumadil Akbar, S.Pd., selaku Kepala SMP Negeri 2 Kota Bima, turut memberikan apresiasi. Beliau menegaskan bahwa inovasi ini sejalan dengan program Kota Bima “BISA” (Bersih, Indah, Sehat, Asri), serta menginspirasi warga sekolah dan masyarakat untuk lebih peduli pada pengelolaan lahan dan lingkungan.

?Dengan keberlanjutan program inovasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif dan menjadikannya sebagai indikator pengukuran pH tanah yang bernilai ekonomis dan mudah dirakit. 

#Putri